Saturday, September 22, 2012

No Title

Keinginan untuk menulis itu ada, tapi setiap mengetik beberapa paragraf hati ini selalu mengurungkan niat untuk meneruskannya kembali karena malu untuk menuliskan cerita kehidupan sehari-hari dan berfikir apakah layak kehidupan pribadi di share lewat blog. Sehingga terhenti sudah kegitan tulis menulis di blog dan meneruskan aksi komen-komen saja di blog yang sudah aku bookmark.

Kalau melihat dan membaca postingaku di blog yang terdahulu, aku selalu tersenyam-senyum sendiri betapa konyol dan lugunya aku waktu itu. Dengan tanpa beban menuangkan segala cerita pribadi ke dalam blog. Pernah aku hapus postinganku satu demi satu setelah aku baca ulang, kadang aku merasa sayang untuk di hapus karena cerita tersebut mengingatkanku pada kenangan yang pernah aku lalui dulu.

Semoga perasaanku masih tetap sama seperti yang dulu. Masih bisa menuangkan segala keluh kesah melalui jurnal pribadiku ini. Pahitnya kenyataan hidup tidak bisa di bohongi tapi kalau manisnya hidup masih bisa di bohongi dengan menghibur diri di dunia yang tak berujung ini.

38 comments:

  1. wah sama ya dengan saya, saya juga begitu ada postingan yang saya hapus karena terlihat aneh gitu kata-katanya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya begitulah karena rasa yang malu jadi di hapus.

      Delete
  2. mestinya jangan diapus, karena postingan ini kan semacam diary yang suatu saat nanti pasti akan membuat kita nyengar nyengir dibuatnya. hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau malu ya hapus saja, kalau masih sayang pertimbangannya masuk draft.

      Delete
  3. aku ga mau menghapus jurnal masa lalu
    enak gak enak itu kenyataan yang pernah lewat dalam benak
    buatku itu catatan sejarah
    wajar kan kalo kadang manis kadang sepet..?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sih semua adalah tentang enak gak enak cerita pribadi seseorang, tinggal tergantung diri kita sendiri mau menerima kenyataan apa tidak.

      Delete
    2. mau ga terima caranya gimana orang peristiwanya sudah lewat. mending biarin aja. sapa tau suatu saat tenar. biar ga susah orang yang mau bikin biografi, hehe

      Delete
  4. kalo aku sih biasanya cuma aku draft om :D
    kalo kangen dibaca lagi, ga sampe dalam taraf menghapus :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bro kadang aku juga tak save di draft kok.

      Delete
  5. pahit manis cerita yg kita tulis pasti ada manfaatnya, kecuali jika itu adalah rahasia yg tidak seharusnya org lain tau :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup betul sekali, rahasia pribadi atau aib jangan sampai di ceritakan. Tapi kadang lupa terbawa arus bercerita.

      Delete
  6. aamiin...semoga tertuang banyak disini..biar lega, ngeblog aja :D

    ReplyDelete
  7. aku juga pernah menghapus postingan yg dulu Ar, yg kurasa tak perlu, bukan krn alasan pribadi sih

    hidup memang ada manis dan pahitnya ya Ar, asal jgn byk byk yg pahit yg manis saja, khan bisa dibuat sendiri tuh hidup yg manis :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak gak enak yang pahit, enakan yang manis-manis saja. Terima kasih mbak Advice nya.

      Delete
  8. coba pindah genre blog jadi blog informatif dgn tema pilihan jadi membantu fokus menulis

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah terima kasih sarannya kawan. Semula main blog hanya untuk menghibur diri, jadi blog aku jadikan sarana hiburan dan informasi saja. Tidak ingin mengarap blog dengan serius apalagi mencari penghasilan lewat internet. Saya tidak berminat.

      Delete
  9. nulis itu memang sesuai hati sih mas.. yang peting jangan sampai mati.. sayang, banyak teman yang menanti :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oke bro akan saya coba selalu update biar teman-teman kelamaan menunggu. Hehehehe...

      Delete
  10. hahah payah..
    aku ga pernah ngapus jurnal walau terasa ga enak banget saat dibaca sekarang. biarlah, anggap saja itu catatan pribadi
    biar gampang kalo ada yang mau bikin biografi
    siapa tau suatu saat bisa jadi presiden
    amiin...

    #presiden ngaco...

    ReplyDelete
  11. haha, saya juga sering begitu gan. tapi gapapalah, namanya juga personal blog :D

    ReplyDelete
  12. justru itu seru nya gan. kala kita mambaca lagi, kita jadi tersenyum sendiri. heheheh. ayo tulis lagi, ga ada yang bilang ga layak ko. itu cuma pandangan agan sendiri, semua bebas berekspresi di blognya sendiri. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih kawan atas supportnya, kembali lagi ke diri kita masing-masing yang berbeda sifat dan pandangan. Ayo mari berkreasi lagi, semangat.

      Delete
  13. Postingan ku yang alay tetap kupertahankan... Lumayan buat refleksi melihat bagaimana gaya menulis saya dulu dan sekarang. Eh sekarang juga masih alay sih tulisannya hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bwahahahahaha...Cipu kun kan punya ciri khas dan gaya sendiri, jadi menurut saya tidak alay kok. Dengan berkunjung ke blog Cipu aku serasa ikut di Ausie. Thanks brother.

      Delete
  14. sama, mas.. aku juga gitu... ngakak sendiri bacanya, tapi kalau mau diapus dengan alasan malu, kok kayaknya ga tegaan..... ya udahlah biarkan aja apa adanya,,, hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe...ternyata ada temannya juga yang malu. Iya sayang utk di hapus akhirnya masuk draft.

      Delete
  15. malu itu bukti adanya iman, jadi tulis saja yang nggak bikin malu. tapi kalau nanti malu juga, setidaknya bukti iman itu tetap ada

    ReplyDelete
  16. postingan masa lalu gak usah dihapus mas.. banyak kok hal hal konyol yang pernah aku tulis yang aku biarkan sampe sekarang di blog ku.. kalo aku baca memang aku malu, tapi itu kan proses perjalanan hidupku yang mau gak mau pernah aku alami...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya itu menandakan perjalanan hidup manusia dari abg menuju dewasa.

      Delete
  17. Ya ga papa lagi curhat mslh pribadi di blog, kan artinya dirimu msh punya kepribadian *halah* hahahahaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener juga ya Mil, tapi tidak semua orang punya nyali kuat untuk menuangkan uneg-uneg tersebut. Sukses deh buat Mila.

      Delete
  18. Replies
    1. Iya nih...mikir-mikir terus mau posting apa. Hehehehe...

      Delete
  19. jangan stop nge blog dong bang fikk

    semangat teruuuss

    yaaa, kalo lagi "blogger's block" memang gabisa dipaksain harus blogging.

    Coba aja ambil cuti.
    liburan kek atau refreshing. tinggalkan blog untuk sementara.

    jgn lupa tinggalin pesan di blog bahwa akan hiatus sementara, dan akan kembali ngeblog lagi pada tanggal sekian dan blaa.. bla... bla... bla...


    (Aul sering lho gitu)

    Paling nggak itu bisa jadi jaminan untuk tetap aktif nge-blog.
    jadi pengunjung pun mau nunggu

    hhehe :)

    *from Aul yg sok tau*

    :)))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah...saya jadi malu nih sama Aul, Terima kasih loh atas sarannya. Emang Aul jagonya ngeblog sehingga pengunjung pasti balik lagi meski sang bloger di landa hiatus lama. Thanks ya Bro.

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...