Tuesday, February 5, 2008

Madura I Come To You (day 1)

Jam 9 pagi aku di kejutkan dengan suara ponselku yang berbunyi nyaring. Setelah aku angkat ternyata dari sahabatku Titin. Dia menyuruh aku datang ke kantornya karena dia sendirian di kantornya sehingga dia kesepian. *Kok bisa sih kantor sepi gitu? kayak kuburan aja.* Menurut Titin, Si Big Boz sedang pergi ke Jepang, Mbak Aster lagi Sakit, Mas Bambang mudik ke Madiun dan lainnya aku tidak tahu.

Aku sampe di kantor I'MC jam 11. Aku tidak lama menemani Titin di kantor karena Mas Darto atau biasa di pangil Sensei di Kantor I'MC tersebut sudah datang, sehingga Titin tidak sendirian lagi dan aku bisa segera pergi ke Tanjung Perak. "ngapain fiq ke Perak?">

Akhirnya aku sampai juga di Tanjung Perak. Aku segera mencari-cari tempat penitipan Motor karena aku baru pertama kali ke tempat ini dan sangat asing bagiku. Aku beranikan diri untuk mencari di mana loket untuk membeli tiket kapal menuju Madura. "Madura?" Yup... Madura! dari dulu aku kepingin naik kapal ke Madura. Dan hari ini akhirnya kesampaian juga.

Wow... Banyak sekali kapal yang berlabuh di Tanjung Perak. Aku langsung naik kapal yang segera berangkat menuju pelabuhan Kamal. Murah juga tiketnya cuman Rp. 3.500 sudah bisa naik kapal menyebrangi Selat Madura.

Aku menginjakkan kaki di Kamal untuk yang pertama kalinya. Aku benar-benar tidak percaya kalau aku sudah sampai di Madura. Petualangan baru di mulai, perjalanan panjang menuju Pamengkasan masih sangat panjang kira-kira 2 jam 30 menit, mengunakan mini bus seharga Rp. 10.000 lumayan juga untuk jarak segitu.

Tiba di terminal lama Pamengkasan kira-kira pukul 4.15 sore. Aku di sambut keluarga Ichal sangat ramah dan aku duduk-duduk di sofa yang ada di teras rumah Ichal untuk melepas rasa capek selama perjalanan.

Malamnya aku di ajak Ichal untuk melihat latihan kelompok kesenian musik "Ul Daul" yang di ikuti Ichal. Nama kelompoknya yaitu "Kabut Hitam". Wow... Fantastic aku belum pernah di suguhi alunan music madura yang sangat beda sekali. Ini lain dari pada yang lain. Aku sampai-sampai terkesima mendengarkan alunan music yang rancak itu. Setelah selesai latihan, aku di ajak mengelilingi kota Pamekasan sebentar. Keadaannya tidak begitu rame karena memang jam sudah menunjukkan pukul 10 malam. Jadi toko-toko sudah tutup semua. Kami rasa sudah cukup puas mengelilingi kota Pamekasan pada malama hari ini, kami kembali pulang untuk beristirahat.

Good Night arqu3fiq, have a nice dream in a new place.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...